Saturday, April 24, 2010

Kesengsaraan adalah Kemegahan

Aku rasa Tuhan sedang menegur keluarga kami secara perlahan, tapi pasti. Sedikit demi sedikit masalah datang dan menggunung dari hari ke hari. Dari masalah papa yang ngga kerja-kerja, masalah abangku yang tiap hari ngulah, masalah ade yang ngga niat sekolah, dan semua berharap aku ngga akan mengecewakan mereka.

Kadang ada rasa kesal dihati. Kenapa harus aku yang diharapkan semua orang? Kenapa aku punya abang seperti dia? Kenapa aku punya ade yang berbeda jauh dengan yang dulu? Kenapa papa sekarang kerjaanya susah? Kenapa masalah ngga pernah selesai mengalir dihidup keluargaku? Tapi apa jawaban yang kudapat dari kesalku itu? ngga ada..

Kembali lagi kepada rencana Tuhan. Semua pasti ada jalan keluarnya. Semua ada maksudnya. Tuhan ngga membiarkan kami jatuh dan tergletak. Cuma itu yang ku percaya terus menerus. Tangisan cuma membuat aku semakin lemah. Yaa, aku ngga boleh kalah denga proses.. Orang yang ngga punya masalah dalam hidupnya, adalah orang yang sudah mati. Dan jalanku masih panjang. Entah seberapa besar masalah di depan sana. Yang pasti semua pembelajaran untuk kami hidup lebih baik lagi.

Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji, dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan itu tidak mengecewakan. (Roma 5 : 3-5a)

Semoga Tuhan selalu beserta keluarga kami. Semoga kami tak pernah putus dalam doa dan pengharapan. Amin. :)

No comments:

Post a Comment