Skip to main content

Valentine's Day 2019


Happy Valentine's Day, people!
3 days to my birth date. How's life? Mantab lah...
Kenapa yah, akhir-akhir ini semua terasa begitu cepat.
Ngga kerasa udah bulan 2. Bahkan hampir berakhir.
Ngga terasa, baru aja hari Senin, eh besok udah Jumat.
Dan ngga terasa, kemaren masih belajar nulis angka 4, sekarang sudah mau 28 tahun. Wakakakakakak
Itulah hidup dan kesibukannya. Kerja demi kelanjutan hidup... Kerja demi pencapaian.
Apa aku lupa bahagia? Hmm, ngga juga sih... Tapi aku memang push myself harder than before.
Mestinya bagus dong yah. Supaya hidup ini mengarah ke arah yang lebih baik. AMIN.

Hidup sibuk dengan pekerjaan pun diimbangi dengan hidup yang sibuk dengan beribadah, melayani, dan berteman.
Happy banget dengan kegiatan Sabtu Minggu yang memberi pertumbuhan bagi iman, kelegaan untuk otak, karena bisa bernyanyi, memuji Tuhan, tertawa bersama teman-teman dan menjalani kegiatan-kegiatan positif.
Cape ngga? Hmm, letih dalam bersenang-senang itu membuat aku lupa akan cape nya bada. Hehehehe.
Yah, semoga bisa terus berkegiatan, bersibuk ria, selama semuanya mengarah ke arah yang baik dan positif.

Tahun ini masih dengan pengharapanku akan pasangan hidup. Apa lagi di kala Valentine's Day seperti ini. Hahahaha. Bikin baper ngga sih?
Tapi aku tau, rejeki dan jodohku, Tuhan sudah aturkan dan rancangkan. Tidak terlambat, tidak juga lebih cepat. Ada waktunya...
Aku selalu yakin bahwa Tuhan sedang memberikan aku waktu untuk membantu keluargaku, merasakan kesenangan bersama teman-teman, dan bersibuk ria di kantor dalam membangun pengetahuanku.
Maka aku pun bersyukur untuk semuanya ini. Terima kasih, Tuhan. :)

Semoga harimu sama menyenangkannya dengan hariku yah... Semoga hatimu juga sama-sama bersyukur buat apapun yang kau lalui saat ini. Aku yakin, semuanya baik. :)

Comments

Popular posts from this blog

Product Knowledge, Segmenting, Targeting and Positioning Branding pada Levi's Company

 Product knowledge sangatlah penting untuk para produsen karena memuat informasi-informasi yang mendorong terjadinya suatu pembelian. Product knowledge merupakan penjabaran dari teori perilaku konsumen yang terbagi lagi menjadi tiga bagian. Salah satu bagian ini adalah pengetahuan tentang produk yang memiliki perincian tentang jenis produk dan tingkat product knowledge. Product knowledge merujuk pada pemahaman tentang kumpulan berbagai informasi yang diterima oleh konsumen mengenai produk yang meliputi produk, merek, terminologi produk, atribut atau fitur produk, harga produk dan kepercayaan mengenai produk (Dwiastuti, Shinta, & Isaskar, 2012)  Sejarah Levi's Company Popularitas celana jeans memang tidak lagi diragukan. Penggunaan jenis celana ini dapat ditemui hampir di semua generasi, pria maupun wanita, dari anak-anak hingga orang tua. Banyak alasan mengapa celana jeans sering digunakan, salah satunya adalah karena celana ini mempunyai bahan yang tidak mudah rusak dan t...

Brainstorming, Analisis SWOT, Strategi SO-ST-WO-WT, dan Ideasi untuk LEVI'S JEANS

Pada postingan sebelumnya, kita sudah mengenal lebih dalam mengenai produk Levi's Jeans. Setelah memahami sejarah dari produk, selanjutnya untuk memberikan ideasi bagi perusaan, kita harus memulai dari proses brainstorming, lalu analisis kekuatan-kelemahan-peluang-ancaman, lalu memberikan ide bagi Levi's untuk melakukan inovasi.  Brainstorming adalah suatu rangsangan untuk membangkitkan ide kreatif dengan cara mengeksplor pemikiran sehingga struktur kognitif atau yang disebut pengetahuan utama yang relevan menjadi aktif (Stroebe, Nijstad , & Rietzschel , 2010 dalam Alrubaie dan Esther, 2014: 45) Pada perkuliahan branding yang saya ikuti, proses brainstorming dijabarkan sebagai berikut: Pada tahan preparation dan fact-finding, kelompok kami menggunakan metode 5W + 1H untuk menemukan fakta tentang produk Levi's. Berikut ini pertanyaannya: WHAT Apa saja produk Levi’s? Celana Jeans: - 501® Original - 505™ Reguler - 502™ Reguler Taper - 511™ Slim - 512™ Slim Taper - 510™ Ski...

Dealing with Reality

Saat kenyataan tidak terjadi seperti yang kuharapkan, aku menjadi kecewa karenanya. Rasa kecewa seringkali melahap keindahan yang ada di sekelilingku. Aku pun berubah karenanya. Hari ke hari ku renungi lagi. Apa yang harus kulakukan pada hatiku? Lalu Tuhan seakan berbisik dan mengingatkan, "Sebesar apapun usahamu meraihnya, kalau Aku tidak berkehendak, kamu ngga akan mendapatkannya". Ah iya... Kenapa aku bersusah hati ya.. Bukankah kehendak Tuhan adalah yang paling baik dan jalanku pasti diluruskan? Jadi aku memutuskan untuk tidak lari menjauh dari kenyataan pahit dan mulai menerimanya. Bi, terus berpengharapan ya. Tuhan itu baik. Dia sendiri yang akan tunjukkan jalannya.