Skip to main content

Berawal Dari Lapar

Aduuuh, pagi-pagi gini ngga sempet sarapan, jadi kelaperan dan mikirin makanan-makanan enak.... Dan makanan-makanan berikut, langsung muncul di angan-angan ku.Baso Urat yang besar
  1. Baso Urat Besar
  2. Makan Baso tuh ngga lengkap tanpa Es Campur

  3. Ngomong-ngomong soal mie, saya suka sekali pasta. Salah satunya, ini nihh... Fettucini.

  4. Dengan rasanya yg creamy, penutupnya pengennya yg creamy juga.. Sekalian berat deh.. Pasti ngga nolak sama yang satu ini.. Tiramisu!

  5. Setelah Pasta dan Mie, kita cari yang garing-garing, tapi tetep mengenyangkan.. Ngga mau yang mahal? ngga mahal kok. Pasti pada tau. ini dia..... Steak nya WS >> Warung Steak and Shake! :)

  6. Kalo makan yang asin-asin, pasti mau penutup yang manis.. Nah, yang satu ini bukan hanya seger, tapi juga lembut, mengenyangkan, dan puas setelah memakannya. inilah dia, Puding Coklat.

  7. Eh dari tadi makanannya ngga ada yang mengandung nasi. Wah, orang indonesia, kalo belom makan nasi, belom makan namanya. Selanjutnya, makanan lezat yang ada di angan-angan saya adalah Nasi Tim, dengan Jamur diatasnya. Hmmm... yum, yumm.... :9


Lho, lho... Sarapan kok berat-berat banget sih? Dari pada nasi, mie, pasta, dan sebagainya, mending yang ringan-ringan, dan cukup untuk mengganjal perut. Kan cuma nunggu sebentar untuk makan siang.. Dan menu sarapan yang saya angankan adalaaaahhh......

Cream Soup


Setelah cukup kenyang dengan Cream Soupnya, saya rasa akan lebih nikmat bila kerja ditemani dengan secangkir Cappuccino..

Itulah Guys, makanan yang ada diangan saya dari kelaperan pagi tadi, hingga kekenyangan angan siang ini. hahahhaha... Seandainya saja semua itu sungguhan.. :D


Comments

Popular posts from this blog

Product Knowledge, Segmenting, Targeting and Positioning Branding pada Levi's Company

 Product knowledge sangatlah penting untuk para produsen karena memuat informasi-informasi yang mendorong terjadinya suatu pembelian. Product knowledge merupakan penjabaran dari teori perilaku konsumen yang terbagi lagi menjadi tiga bagian. Salah satu bagian ini adalah pengetahuan tentang produk yang memiliki perincian tentang jenis produk dan tingkat product knowledge. Product knowledge merujuk pada pemahaman tentang kumpulan berbagai informasi yang diterima oleh konsumen mengenai produk yang meliputi produk, merek, terminologi produk, atribut atau fitur produk, harga produk dan kepercayaan mengenai produk (Dwiastuti, Shinta, & Isaskar, 2012)  Sejarah Levi's Company Popularitas celana jeans memang tidak lagi diragukan. Penggunaan jenis celana ini dapat ditemui hampir di semua generasi, pria maupun wanita, dari anak-anak hingga orang tua. Banyak alasan mengapa celana jeans sering digunakan, salah satunya adalah karena celana ini mempunyai bahan yang tidak mudah rusak dan t...

Jumat Agung dan Perjamuan Kudus

Hai blogger! Lama tidak menulis lagi. Saya akan lebih berusaha meluangkan waktu untuk menulis kembali. Hehe. Kemarin, kita di Indonesia ini baru aja liburan panjang. Jumat kemarin adalah tanggal merah perayaan Jumat Agung bagi umat Kristiani. Saya juga merayakannya. Jumat kemarin saya pergi ke gereja bersama mama, mengikuti kebaktian dan menjalani perjamuan kudus. Pada kepercayaan saya, Kristen Protestan, terdapat 2 sakramen yaitu sakramen Baptisan Kudus dan sakramen Perjamuan Kudus. Kalau digereja saya, HKBP, Baptisan Kudus didapatkan ketika masih kecil. Biasanya anak berumur 1-2 tahun mendapat Baptisan Kudus. Setelah cukup dewasa (umur 16-17 tahun), kami diwajibkan untuk belajar Sidi. Pembelajaran ini merupakan pembelajaran menyeluruh mengenai Alkitab, hukum Tuhan, firman Tuhan, dan segala dasar-dasar kepercayaan kami. Di HKBP sendiri, kami tidak boleh menikah sebelum lulus belajar Sidi. Biasanya Belajar Sid berlangsung hampir 1 tahun. Sama seperti sekolah pada umumnya. Hanya saja...

Brainstorming, Analisis SWOT, Strategi SO-ST-WO-WT, dan Ideasi untuk LEVI'S JEANS

Pada postingan sebelumnya, kita sudah mengenal lebih dalam mengenai produk Levi's Jeans. Setelah memahami sejarah dari produk, selanjutnya untuk memberikan ideasi bagi perusaan, kita harus memulai dari proses brainstorming, lalu analisis kekuatan-kelemahan-peluang-ancaman, lalu memberikan ide bagi Levi's untuk melakukan inovasi.  Brainstorming adalah suatu rangsangan untuk membangkitkan ide kreatif dengan cara mengeksplor pemikiran sehingga struktur kognitif atau yang disebut pengetahuan utama yang relevan menjadi aktif (Stroebe, Nijstad , & Rietzschel , 2010 dalam Alrubaie dan Esther, 2014: 45) Pada perkuliahan branding yang saya ikuti, proses brainstorming dijabarkan sebagai berikut: Pada tahan preparation dan fact-finding, kelompok kami menggunakan metode 5W + 1H untuk menemukan fakta tentang produk Levi's. Berikut ini pertanyaannya: WHAT Apa saja produk Levi’s? Celana Jeans: - 501® Original - 505™ Reguler - 502™ Reguler Taper - 511™ Slim - 512™ Slim Taper - 510™ Ski...