Tuesday, April 24, 2012

Ramalan.. Masa Depan.. Flash Back AGAIN!

Madam Ebi
Hei hoo.... Hari ini entah kenapa gw merasa diarahkan untuk membuka google dan mencari tentang "Ramalan". Mungkin gara-gara ngedit foto disamping ini, yg mirip kayak peramal-peramal diluar sana. Hehe. So, hasil yang keluar pertama adalah Ramalan Telapak Tangan. Gimana sih cara membacanya? Kalian bisa liat disini.

Bisa lama sendiri deh kalo liat-liat dan memperhatikan link tsb. Gw aja setengah jam mandang-mandangin tangan kiri, kanan, samping, bawah, dan hasilnya.... Hmmm... Lebih ke seni, sensitif, sehat-sehat aja, dan hubungan asmaranyaaaa..... :P ada deh yaaa... Hehehehe

Terus, terus, ga cuma itu. Gw juga pengen liat karir, keuangan, dan bisnis apa sih yang cocok buat gw. Dan disini, kalian bisa ngeliat pekerjaan yang cocok menurut zodiak kalian masing-masing. Hasil dari gw..... seperti berikut:

Aquarius: Mereka progressif dan tahu bagaimana berpikir secara futuristis. Dengan memiliki mereka sebagai bagian dari tim, atau divisi perencana maka hasilnya akan baik. Selain itu mereka juga cocok sebagai peramal, pembaca kartu taror, mereka dapat melihat masa depan sebelum orang lain bisa. Singkat kata, mereka adalah visionaris.
Beberapa karir yang cocok :
- Akademis
- Adventure travel guide
- Penasihat
- Astronot
- Konsultan
- Entrepreneur
- Inventor
- Pekerja Sosial
- Peneliti Pasar
- Senator

Hayoloooooooohhh.... ga ada yg jadi programmer bii. Hahahhaha. Kumaha atuh? Bimbang? Pasti sih pikir-pikir lagi.

Kalo ditanya tentang, "Cintakah kamu dengan pekerjaanmu?" atau "Inikah profesi yang kamu mau?", susah sekali jawabnya. Terus terang gw ngga tau apa gw suka, atau inikah bidang gw, atau mau jadi apa gw. :P Gw belom tau mau jawab apa tentang itu.

So, gimana hasil kalian? Apa sama bimbangnya sama gw? Jangan menggalau yaaa.. Hahahahhaa.. Di masa depan nanti, siapa diri gw adalah hasil dari apa yang gw pilih sekarang. Setiap peluang dan kesempatan, gw percaya itu udah diarahkan sama Tuhan. Dan kembali lagi deh, gw minta diarahkan untuk memilih yang terbaik dariNya.

Sama seperti saat lulus dari SMA, kemana saya akan berkuliah? Saat itu, aku ikutan Ujian Masuk Bersama (UMB) untuk masuk Unpad jurusan Teknik Pangan, dan UI jurusan Teknik Sipil. Satu impian sih waktu itu. Aku pengen kerja kayak bokap, diproyek pembangunan. Keren. Banyak duit. Lebih real. Menantang. Tapi gw gagal. Terus gw coba lagi di SNMPTN untuk Teknik Sipil, Teknik Pangan, dan Agrobisnis. Tapi itu pun gagal. Kemudian tes Telkom untuk jurusan Sistem Informasi S1 dan Manajemen. Dan lolosnya sih, Manajemen Informatika di Politeknik Telkom. Ngga cuma itu, gw juga nyoba STAN. Dan, teng nong..... gagal juga.

Gw yakin ini peluang dan kesempatan yang Tuhan mau untuk gw jalanin. Dulu sedih cuma dapet D3. Pengen banget masuk trisakti jurusan Teknik Sipil, tapi mahal karena biaya sumbangannya udah 30 juta-an. So..... gw menjalani 3.5 tahun di Bandung sana, dan aku berterimakasih karena masa kuliahku indah, persahabatan yang baik, pergaulan yang beragam, kesenian musik ku boleh bertumbuh di paduan suara kampus dan katedral, kenalan ku juga bertambah, dan aku boleh merasakan gimana berorganisasi dan bertanggung jawab atas jabatan yang pernah gw pegang.

Pelan-pelan tapi pasti, Tuhan membantu menata hidup gw. Itu pasti. Gw yakin banget, didepan sana banyak peluang yang akan diperlihatkan. Sabar. Itulah yang bisa gw lakukan sekarang. Semoga mimpi gw S1 boleh terlaksana, dan gw bisa menjalani masa depan yang lebih baik.

Jadi, Ramalan? Itu boleh menjadi pertimbangan. Tapi biar deh, Tuhan aja yang atur hidup kita. Toh Dia empunya dari dunia ini dan diri kita. Ya ngga? :)
Banyak-banyak memohon, semoga Tuhan merestui apa yang kita inginkan. Terlebih masalah hubunganku dengan si dia. Hehehehhe.. Tak bosan-bosannya gw selalu meminta jalan, mengimani bahwa someday ada jalan bagi kami, dan yaaaa, jalanin aja. Dia pasti kasih tau mana yg terbaik nantinya. Semua hambatan disetiap perjalanan, setiap sakit yang pernah kita lalui, pasti bertujuan untuk mendewasakan kita. Ya kan?

Jadiiii.... Biarlah ini semua jadi rahasiaNya, dan biarlah waktu yang menunjukan setiap penggenapan dari rencanaNya. May God always bless us!  AMEN, :)

Monday, April 23, 2012

Foto-Foto Wisuda

Febriyanti Sitanggang, Amd
My Mom, Me, and My Dad


With PSPTM (Choir of Politeknik Telkom)
The Last Gift

Graduation, Appreciation, and Be Grateful

Halo, Hai, Horas, Syalom, teman-teman yang masih pernah membaca blog saya. Hhe. Long time ngga nulis ini itu karna memang ngga ada yang bisa dishare, hidup terlalu datar, dan sekarang aku akan meretell what was happened on last Saturday, 21 April, my GRADUATION DAY! Hehehehe..

Finally, aku bisa ngerasain gimana sih rasanya menjadi lulusan D3 Manajemen Informatika, dari Politeknik Telkom tercinta dengan visi misi "Giving and Caring The World". Flash back sedikit ya..

Begini. Aku masuk kampus tercinta itu tahun 2008, menjadi mahasiswa prodi Manajemen Informatika, menjalani semester demi semester dengan riang gembira, penuh perjuangan, tawa, tangis, keluh kesah, persahabatan, IPK tinggi (rada sombong :P), paduan suara, jalan-jalan di bandung, hingga tibalah saatnya kami, menghadapi semester 6, dimana salah satu syarat akhir kami untuk lulus, yaaaaituuuuu, "Proyek Akhir".

Saat itu, I had no idea. what kind of program that I would make, what kind of topic that I would take, and there was no no no thing in my head. HIKS. Disaat temen-temen udah dapet pembimbing, topic, aku cuma diem dan ga ngerti harus gimana. Dan aku berpikir untuk, "Kerja Industri". Pada akhirnya, here I am, a Junior Programmer in PT Quadra Solution. Ngangkat kasus dari project yg ku kerjain, dan terlalu sibuk dengan project tersebut sampe harus dikarantina 2 bulan hingga aku ngga memikirkan kuliah. Huaaaa.... Kalo diinget-inget, hanya membuat aku menyesal.

Setelah agak longgar,aku mulai menyusun PA ku. Ngga mudah teman-teman. Judulku ditolak mentah-mentah hingga 4 kali oleh Korodinator Proyek Akhir (you know who) dan melewati tahap seminar sampai sidang 2 Maret 2012 lalu. Ngga usah dengan detail lah gw ceritain gimana perseteruan memenangkan judul ini. :'(
yg perlu diingat adalah 2 kali ditolak, akhirnya judul saya bisa dibuat sidang, tapi saya melewatkan kesempatan tersebut krn kesibukan project, sampai akhirnya harus ikut aturan baru dan kembali harus seminar (ga bisa langsung sidang) dengan judul yg sama namun ditolak 2kali lagi hingga akhirnya diperbolehkan dengan syarat menambahkan fungsionalitas tertentu.

Saya lulus dengan "A" untuk proyek akhir dan mendapatkan IPK sedikit dibawah target saya. :D
Huhuhu.. Sedih sebenernya. Tapi inilah hasil saya selama ini berjuang. Saya bersyukur boleh melewatinya dengan baik.

Sampailah saat yg ditunggu-tunggu. Wisudaan. Tuhan baik banget ngasih orang baik yang bisa bantu aku beli toga, PP ke bandung, makan, salon, dan semua-muanya. Terimakasih ya Mas Eko. Love u.
Sebelum hari itu, banyak hal yg terjadi dengan keluargaku, keuanganku, hingga ada statement dari nyokap kalo gw tuh harus pilih, dia atau bokap yg dateng. :'( I want you both, Mom, Dad! Dan Tuhan baik banget hingga mereka bisa dateng bersama.

Acara Wisuda kemaren bukan hanya jadi ajang pengakuan kelulusan, tapi juga ajang pemberian penghargaan untuk orang-orang yang berprestasi. Judul terbaik dari prodi MI, TK, dan KA. Jengjeng, majulah orang-orang hebat tersebut. Kemudian IPK tertinggi dari ketiga prodi tersebut. 3,76 dari MI; 3,88 dari TK; dan 3,73 dari KA. Well.... I'm not the Highest. Nyerempet dikiiiiiiit banget. Hingga mahasiswa yg terbaik dari semua jurusan pun terpilih.

Saat itu, aku sediiiiiiiiiiiiih banget. T_T karena aku ngga dapet apa-apa. Aku lulus sama dengan dia. Dia bekerja, aku pun bekerja. IPK ku pun lebih tinggi daripada dia. Dia aktif UKM, aku juga. Tapi aku bukan apa-apa dan tidak terpadang. Sedih sekali, saat aku ngga bisa menyandang "Cumlaude" yang orang tuaku ingin dengar karena aku sidang setelah 2011. Aku TELAT. :'(
Bolehkah aku menyalahkan keadaan? Ngga kan? :'(
Aku nangis saat aku kasih setangkai bunga untuk orang tuaku. Aku minta maaf karena ngga bisa jadi yang terbaik. Aku berusaha, sempat lalai, santai, dan kini ada ribuan penyesalan didalam hati.

Rasanya seperti anak kecil yang iri melihat temannya punya balon berwarna merah. :D
Pengen punya. Pengen dapet juga. Pengen nangis. Tapi sudahlaaaaahhh....

Sekarang aku cuma bisa bersyukur, Tuhan sudah baik membolahkanku melewati segala hal ini. Mendapatkan kebahagiaan dari sebagian kecil orang yang menyayangiku, dan ada rencana besar yang nantinya boleh ku raih didepan sana. Semoga ini bisa jadi pelajaran untuk ebi. Semangat ya ebi sayang. (menyemangati diri sendiri :P)

Selamat untuk kita semua yaaa.. yang belom, semoga cepet menyusul. Semangat! :)